PERMAINAN & WISATA SEBAGAI ALAT PENDIDIKAN

Posted: 9 Maret 2011 in Pramuka Siaga dan Penggalang

Permainan dalam kepramukaan bukan seperti permainan biasa, tetapi permainan yang selalu mengikuti aturan permainan (rule of the games), dan permainan yang bermakna dalam pembentukan karakter peserta didik.

Wisata ialah suatu kegiatan rekreatif yang menarik dan menyenangkan.  Pada acara wisata para pesertanya secara bersama-sama menunju ke obyek/sasaran wisata yang menawan dan memiliki keunikan serta keistimewaan , diantaranya ke pantai, pegunungan, danau, peninggalan-peninggalan sejarah, musium, kebun binatang, kawasan industri.

Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kerpamukaan dan Metode Kepramukaan yang sasaran akhirnya pembentukan watak, aklak dan budi pekerti luhur.

Kegiatan Wisata dalam kegiatan kepramukaan merupakan suatu kegiatan yang sangat menunjang proses pendidikan, karena pada kegiatan wisata akan terjadi proses:

a.   Suasana persaudaraan antar peserta yang sangat  akrab dan saling bertenggang rasa

b.   Terciptanya suasana baru yang riang gembira dan bergairah

c.   Saling menolong

d.   Mendapatkan/menemukan pengetahuan baru

f.    tertanamnya kesan mendalam tentang obyek wisata tersebut, dan dapat mempengaruhi serta mendorong munculnya kreativitas peserta

g.   Dengan mengagumi keindahan, keistimewaan serta keunikan sasaran wisata, akan mendorong timbulnya peningkatan ketakwaannya kepada Tuhan YME.

  1. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam permainan adalah:
    1. Permainan harus mengandung unsur kesehatan (health). Sehat di dalam kepramukaan adalah sehat jasmani dan rohani.
    2. Permainan juga harus mengandung unsur kebahagiaan (happiness). Tiga syarat untuk mencapai kebahagiaan tersebut yakni: gembira, damai, dan syukur.
    3. Permainan juga harus mengandung unsur tolong-menolong (helpfulness), kerjasama, menghargai orang lain, berani berkorban untuk orang lain.
    4. Permainan juga harus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat (handicraft).
    5. Permainan harus tetap dapat mengembangkan kecerdasa spiritual, emosional, social, intelektual, dan fisik.
    6. Permainan harus senantiasa menarik, aman, dan nyaman.
    7. Permainan yang bersifat kompetitif akan lebih baik.

2.   Hal-hal yang perlu diperhatikan agar wisata dapat berfungsi sebagai alat pendidikan, di antaranya ialah:

a.   Menentukan obyek wisata yang memiliki keistimewaan/keunikan yang bervariatif.

b.   Seandainya diikuti dengan perkemahan, dicari lokasi yang memenuhi persyaratan tempat berkemah.

c.   Mempertimbangkan keselamatan dalam perjalanan

1)   situasi jalan menuju ke sasaran wisata

2)   kondisi mobil/kendaraan yang digunakan

3)   kesiapan peralatan PPPK

d.   Adanya program wisata yang tersusun rapi, baik waktu maupun sasaran wisata

e.   Adanya pembagian tugas dan tanggungjawab selama kegiatan wisata berlangsung

  1. Pelaksanaan Permainan.
    1. Direncanakan dengan baik, jenis permainan, waktu, tempat, siapa peserta, dan siapa penanggungjawabnya.
    2. Permainan dimulai dengan briefing, untuk menjelaskan aturan permainan, termasuk rewards dan punishment.
    3. Pelaksanaan permainan harus tetap termonitor, terkendali, dan aman.
    4. Permainan diakhiri dengan debriefing, dan di sinilah sesungguhnya kunci pendidikan. Di sini pulalah  nilai-nilai, karakter bangsa yang ditanamkan dalam permainan disadari dan dihayati oleh peserta.

4.  Pelaksanaan Wisata

Agar jalanya wisata dapat berlangsung dengan tertib dan teratur, Panitia Wisata/Dewan Satuan bersama Pembinanya mengambil langkah sebagai berikut:

a.   Membagi para peserta wisata menjadi kelompok-kelompok dan setiap kelompok memilih pimpinannya.

b.   Masing-masing kelompok menentukan yel kelompok sebagai ikatan semangat dan persaudaraan kelompok.

c.   Menyusun format observasi dan dibagikan kepada semua kelompok, untuk bahan diskusi rangka penyusunan laporan.

d.   Mengusahakan ijin perjalanan dari Kwartir Cabang asal, dan lembaga terkait.

e.   Menciptakan suasana kegembiraan dalam perjalanan.

Program permainan & wisata yang tersusun dengan baik dan dapat dilaksanakan dengan lancar akan berfungsi sebagai alat pendidikan, karena dari kegiatan tersebut akan didapat hal-hal yang dapat mengembangkan keteladanan spiritual, pisik, intelektual, emosional dan sosial pada para peserta. Pelaksana permainan & wisata seyogyanya melibatkan langsung peserta didik dengan tanggungjawab pembina

About these ads
Komentar
  1. Yatista Aulia fitri mengatakan:

    Semoga kepramukaan SD Krida Utama makin maju dan bisa mempertahankan piala juara umum yg telah di dapat oleh kakak2 kelas kita . AMIEN………….

    BRAVO PRAMUKA SD SN KRIDA UTAMA

  2. erlangga pratama smyth mengatakan:

    Shifffff ! di tunggu lagi tulisan.a ka !!!!!!!!!!!!!

  3. arfan mengatakan:

    bisa minta jenis permainan gk buat aku ngajarin anak sekolh aku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s